INFO TERBARU

Recent

Selasa, 26 Oktober 2021

Apakah Benar Orang Meninggal 7 Hari Masih Dirumah? Baca kebenarannya!!

Apakah Benar Orang Meninggal 7 Hari Masih Dirumah?

Apakah Benar Orang Meninggal 7 Hari Masih Dirumah? -  Kematian merupakan muara akhir dari  setiap kehidupan mahluk di dunia. Kematian juga dapat diartikan sebagai sesuatu hal yang pasti akan terjadi pada yang bernyawa dan tentunya tidak bisa untuk dihindari. Karena setiap yang bernyawa pasti memilki ruh dalam fisiknya. Dan setiap mahluk yang hidup di dunia pasti akan mengalami yang namanya kematian. 


Kematian juga tidak memandang umur yang sudah tua maupun bayi yang baru lahir karna hal itu sudah ditakdirkan oleh Allah SWT  kapan masanya kita dipanggil. Berbeda dengan hewan maupun tumbuhan, manusia pasti akan menjalani kehidupan yang abadi setelah datangya sebuah kematian. Karena manusia kelak akan mempertanggung jawabkan semua yang telah dilakukannya selama di dunia.


Bagi sebagian rakyat Indonesia masih mempercayai berbagai hal-hal yang mistis, seperti orang meninggal 7 hari masih ada ruhnya dirumah itu merupakan hal yang tidak bisa dibenarkan.  Yang harus kita pahami sebagai orang islam yang mengaku umat Nabi Muhammad SAW maka kita wajib untuk menyadarkan semua perkara gaib yang menyangkut Aqidah berdasarkan apa yang di sampaikanya baik melalui hadist  dan Al-Quran.


Apakah benar orang meninggal 7 hari masih dirumah?

Banyak dari masyarakat Indonesia yang masih mempercayai tentang ruh atau arwah seseorang yang sudah meninggal akan mendatangi rumah atau masih dirumahnya di dunia dalam rangka melihat keluarga yang ditinggalkan. Keyakinan tersebut tentu adalah segala sesuatu yang keliru dan fatal karena bertentangan dengan banyaknya hadist dan ayat Al-Quran tentang kematian sahih.

Namun, Beberapa mereka masih ada yang beragumen tentang beberapa hadist yang lemah tentang kematian, diantaranya terdapat dalam kitab Daqoiqul  Akbar Fii Dzikril Jannati Wan-Nar yang di tulis oleh Imam Abdirrahim  bin Ahmad Al Qadhyi, sebagai berikut:


Nabi SAW bersabda : Ketika ruh keluar dari tubuh anak cucu Adam dan telah lewat 3 hari, ruh berkata: “Wahai tuhanku, ijinkan aku berjalan-jalan dan melihat jasad tempatku berada.”

Dan Allah pun mengijinkannya, maka ruh pergi mendatangi kuburnya dan memandangi dari kejauhan dan sungguh mengalir darah dari hidung dan mulutnya, maka menangislah ruh dengan tangisan yang berkepanjangan dan berkata :

“Wahai jasadku yang miskin, hai kekasihku, apakah engkau ingat hari-hari kehidupanmu (di dunia) ini adalah rumah tempatnya kesunyian, bala’, kepayahan, kesusahan dan penyesalan.”   


Setelah lewat dari 5 hari dari kematianya dia berkata lagi : “Wahai Tuhanku, ijinkanlah aku untuk melihat jasadku”

Maka Allah pun mengijinkanya, ruh lalu mendatangi kuburnya dan melihat dari kejauhan, dia melihat dari lubang hidung dan mulutnya mengalir air tanah, maka menangislah ia berkata

“Hai jasadku yang miskin, apakah engkau ingat dengan hari-hari kehidupanmu? ini adalah tempatnya prihatin, kesusahan cobaan, ulat dan kalajengking. Sungguh ulat-ulat itu akan memakan dagingmu, merobek-robek kulit dan anggota tubuhmu.”


Dan setelah lewat dari 7 hari dalam bentuk ruh, lalu berkata lagi : “Wahai tuhanku, ijinkan aku untuk melihat jasadku lagi” 

Maka Allah pun mengizinkanya, ruh lalu mendatangi kuburnya dan melihat dari kejauhan, ternyata jasadnya dipenuhi dengan ulat, maka ruh pun menangis dengan keras dan berkata:

“Hai jasadku, apakah engkau ingat hari-hari kehidupanmu, dimana anak-anak mu, kerabat mu,  dimana istrimu, dimana saudara mu,dimana teman dan tetanggamu, hari ini mereka menangisi kamu dan menangisi aku.”


Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra : ketika seorang mukmin meninggal dunia, ruhnya berputar mengeliligi rumahnya selama 1 bulan, dia melihat harta yang ditinggalkannya, bagaimana pembagian dan pembayaran hutang-hutangnya selama di dunia. 


Hadist diatas merupakan hadist batil yang lemah bahkan tidak memiliki asal, yang seharusnya kita sebagai umat muslim tidak bersandar kepada hadist yang lemah, apalagi hal ini menyangkut aqidah, karena bertentangan dengan dalil yang lebih sahih. 

Nah, jadi menurut islam 7hari setelah kematian seseorang, ruh tidak bisa kembali ke dunia untuk melihat keadaan keluarganya. 


Baca Juga : Di Mimpikan Orang Meninggal Dunia

Ruh orang yang sudah meninggal mendatangi keluarganya di alam nyata?

Keyakinan tersebut merupakan sesuatu hal yang keliru dan tidak berdasarkan dalil naqli yang jelas dan tegas, bahkan hal ini bertentangan dengan dalil dari Al-Quran, diantaranya adalah:

1. Dalam Al-Quran surat Al- Mukminun ayat 99-100 Allah SWT mengingkari permintaan seseorang yang sudah meninggal untuk kembali ke dunia.

Apakah Benar Orang Meninggal 7 Hari Masih Dirumah?

Dalam tafsirnya Syaikh As Sadi mejelaskan bahwa Allah memberikan kabar kepada kita, bagaimana orang kafir berharap untuk dikembalikan lagi ke dunia saat tiba kematian dan mereka menyesali kehidupanya. Mereka juga berharap bisa mendapatkan tambahan usia untuk memperbaiki kesalahan dirinya semasa hidup. Tetapi itu hanya ucapan di mulut dan sama sekali tidak bermanfaat baginya. 

Kemudian Allah berkata bahwa setelah mereka mati akan ada barzakh, yaitu dinding pemisah antara dirinya dengan dunia. Siapa saja yang sudah memasuki alam barzakh, tidak akan lagi bisa keluar darinya.


2. Ruh orang yang sudah mati di alam kubur yang berbeda dengan alam dunia.

Ruh orang yang sudah meninggal akan di sibukan oleh balasan Allah SWT janjikan kepada mereka, maka ruh orang yang meninggal akan mendapatkan balasan yang baik, sedangkan untuk ruh oang kafir, munafik dan fasik akan mendapatkan balasan yang buruk

Nah itu juga sudah menjelaskan dan menegaskan bahwa 7 hari setelah meninggal menurut Islam  tidak akan terjadi seperti apa yang kita pikirkan, yaitu mengunjugi kerabat, rumah atau saudara, dll. Nah, sedikit penjelasan di atas semoga dapat membantu pertanyaan-pertanyaan kalian ya!! Semoga bermanfaat dan semoga kita termasuk orang-orang yang mendapatkan kenikmatan dalam kubur kelak.


Share this:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Souvenir Tahlilan 40, 100, 1000 Hari | +62 813-2666-1515. Designed by OddThemes