INFO TERBARU

Recent

Kamis, 25 November 2021

Hukum Memandikan Jenazah Yang Mati Syahid? Ini Jawabanya!!

Hukum Memandikan Jenazah Yang Mati Syahid
Hukum Memandikan Jenazah Yang Mati Syahid - Mati dalam keadaan syahid, tentunya menjadi danbaan setiap umat islam karena di dalam alquran untuk orang orang yang mati syahid mereka tidak merasakan sakitnya kematian dan kelak akan masuk surga, tentunya mati syahid itu sangatlah menjanjikan tetapi apakah mati syahid itu?

Mati Syahid

Dalam Firman dan Hadis dari Rasulullah. SAW mati syahid adalah keadaan kematian seorang muslim yang mati di jalan Tuhannya Allah SWT. Sementara kata syahid berasal dari kata “syahida” yang  berarti menyaksikan sesuatu yang baik dalam mata lahir dan mata batin maksudnya adalah dalam kematian seseorang yang syahid para malaikat melihat kematianya sambil berkata: 


Hukum Memandikan Jenazah Yang Mati Syahid

maksud dari penggalan surat di atas bermakna bahwa muslim yang mati syahid, semua dosanya di ampuni oleh Allah SWT. Walaupun begitu utang piutang orang yang mati syahid tidak di ampuni jadi keluarga tetap harus segera melunasi utang  yang ditinggal orang mati. 


Baca Juga : Apakah Orang Mati Syahid Langsung Masuk Surga?

Golongan Golongan yang termasuk dalam mati syahid

Banyak orang yang mengira bahwa mati syahid berati orang yang mati dalam peperangan di dalam jalan Allah SWT tetapi ada juga golongan lain yang termasuk di dalam kriteria mati syahid contohnya:

1. Meninggal di saat dunia terkena wabah 

Orang yang terkena penyakit wabah juga masuk di dalam kriteria mati syahid karena allah akan menilai dari orang ini yang berusaha sembuh dan selalu tabah dan sabar di dalam wabah tersebut tetapi kriteria ini akan langsung hangus jika ada orang yang “sengaja” yang membahayakan dirinya dan kesehatanya semisal orang orang yang tidak menggunakan masker dan tidak menerapkan social distancing

2. Orang yang mati tenggelam

Para ulama sepakat dan membenarkan bahwa orang yang tenggelam termasuk dalam kriteria mati syahid mereka menjelaskan bahwa orang yang menarungi lautan dan seketika menemui badai yang ganas yang membuat kapal mereka tenggelam termasuk mereka, orang orang itu termasuk dalam orang yang mati syahid karena kemungkinan para crew kapal tersebut merasakan sakit yang mereka tidak tertahankan tetapi jika mereka tetap ingat allah SWT dan sabar mereka mendapatkan kriteria mati syahid

3. Orang yang mengalami kecelakaan

Kriteria yang ke tiga adalah orang yang mengalami kecelakaan. Mereka yang mengalami kecelakaan termasuk juga dalam mati syahid dengan syarat seseorang itu melakukan atau mencari nafkah untuk anak dan istrinya tetapi menggalami kecelakaan di saat ia mencari nafkah, Allah SWT juga menilai bahwa mati orang itu adalah mati syahid.

4. Ibu yang sedang melahirkan

Rasullulah Menuangkan di hadisnya bahwa ibu yang mati dikarnakan melahirkan termasuk golongan yang matinya syahid, ini dikarnakan sakit yang sangat luar biasa di saat proses melahirkan yang juga membuat sang ibu mati akan membuat matinya syahid karena sang ibu yang berjuang demi buah hatinya lahir.

5. Membela hartanya

Kriteria mati syahid berikutnya Adalah ketika seseorang muslim mempertahankan hartanya dari orang orang jahat ( jambret, maling, pencuri bersenjata perampok). 

Hukum Memandikan Jenazah Yang Mati Syahid

Jika seseorang Muslim yang mempertahankan harta benda yang hak miliknya dalam kebaikan hingga membuat muslim tersebut meninggal dunia karena dia melindungi hartanya di jalan Allah SWT, Kematianya termasuk dalam mati syahid.

6. Penyakit yang ada di selaput dada

Di dalam hadis yang sama tentang meninggal disaat melahirkan orang yang mati karena penyakit yang ada di daerah selaput dada juga termasuk ke dalam mati syahid mungkin ini disebabkan penyakit yang di selaput dada ini sangatlah sakit tetapi jika orang itu berserah diri kepada Allah SWT kematianya termasuk mati syahid.

7. Membela agama islam

Untuk kriteria ini adalah kriteria yang sangat terkenal dan sangat di ambakan banyak muslim, meninggal di jalan Allah SWT demi melindungi agamanya dari orang yang kafir tetapi kriteria ini juga salah satu alasan para teroris melakukan banyak bom bunuh diri dan juga adanya pristiwa 9/1.

Tentunya matinya para teroris ini bukanlah mati syahid tetapi mati sangit karena secara tidak langsung mereka juga membuat banyak orang menjadi sangat terpukul dan berduka karena banyak orang yang dtinggalkan orang yang mereka cintai dan membuat jutaan anak menjadi yatim piatu karena ulah radikal teroris yang “katanya” mereka melalukan terror untuk agamanya, padahal islam merupakan agama yang menjunjung tali persaudaraan sesama manusia dan islam itu cinta damai jadi sekalilagi kematian para teroris bukanlah mati syahid tetapi matinya orang yang matinya su’ul khatimah

Hukum memandikan orang yang mati syahid

Untuk jenazah yang matinya syahid ternyata untuk prosesi pemandianya menjadi tidak wajib tinggal di kafani lalu di solati lalu di kuburkan saja tentunya hal itu sanggat tidak wajar karena orang yang meninggal biasanya harus di melakukan 4 hal tersebut, mungkin ini disebabkan orang yang mati syahid dosanya di ampuni semua yang bisa di telaah bahwa mereka telah suci dan tidak perlu untuk di mandikan.

Nah, itu merupakan beberapa ulasan mengenai hukum memandikan mati syahid. semoga dapat membantu rasa ingin tahu kalian ya! simak terus artikel-artikel kami selanjutnya! 


Share this:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Souvenir Tahlilan 40, 100, 1000 Hari | +62 813-2666-1515. Designed by OddThemes