INFO TERBARU

Recent

Minggu, 13 Februari 2022

Nih, Cara Memandikan Jenazah Perempuan!

Nih, Cara Memandikan Jenazah Perempuan!

Cara Memandikan Jenazah Perempuan – Kematian merupakan takdir dari Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada satupun mahluk hidup yang tahu kapan mereka akan dipanggil. Kematian juga merupakan sebuah takdir yang tidak dapat dihindari oleh siapapun.


Sebagai umat muslim, jika tetangga atau saudara kita ada yang tertimpa kematian, maka kita harus dan wajib merawat jenazah sebagaimana mestinya, nah untuk mengetahui bagaimana sih tata cara merawat jenazah dengan benar. 


Okay kali ini yang akan kita bahas yaitu tata cara merawat jenazah yang utama dan pertama yaitu memandikan jenazah, masih sering dari kita banyak yang tidak tahu dan belum memahami tata cara memandikan jenazah dengan benar. 


Oleh karena itu, berikut ini akan kami jelaskan mengenai tata cara memandikan jenazah perempuan, simak terus ulasan berikut ini ya! 


Cara Memandikan Jenazah Perempuan adalah salah satu syarat mengurusi jenazah sebelum dikafani,  disholatkan dan dimakamkan ke dalam liang lahat. Perlu diketahui,  ada beberapa jenis jenazah yang perlu dimandikan,  yaitu: jenazah seorang muslim/muslimah,  tubuhnya masih utuh,  bukan karena mati syahid,  dan bayi yang meninggal bukan karena keguguran. 


 Hukum Memandikan Jenazah

Ada hukum yang menyatakan memandikan jenazah adalah fardhu kifayah,  artinya jika sudah ada satu orang yang memandikan jenazah,  maka tidak ada kewajiban lagi bagi yang lain untuk melaksanakannya. Apabila ada yang melakukan maksiat,  maka semua orang di daerah tersebut berkewajiban melakukannya. 


Di sebuah hadist yang diriwayatkan oleh banyak imam hadits,  di antaranya ialah Imam al-Bukhari,  Muslim,  Abu Dawud,  dan al-Tirmidzi berbunyi: “Ummu Athiyah berkata,  bahwa Rasulullah SAW masuk ke (ruang) kami saat putrinya meninggal,  beliau bersabda:


Mandikanlah jenazah tersebut tiga sampai lima kali atau lebih dari itu, apabila melihatnya perlu kalian membasuh dengan air atau dengan daun bidara, kemudian yang terlahir dengan kapur atau sesuatu dari kapur. Ketika sudah selesai,  beritahukanlah beliau selanjutnya beliau memberikan selendang (Sorban Besar)nya pada kami sambil bersabda:Selimut lah Jenazah dengan selendang itu. 


Syarat-syarat Wajib Memandikan Jenazah

Petugas yang akan bertugas memandikan jenazah tidak boleh sembarangan karena harus memiliki syarat-syarat tertentu.  Syaratnya adalah:

  • Orang muslim
  • Berakal
  • Baligh
  • Jujur
  • Shalih
  • Terpercaya
  • Tahu tata cara memandikan jenazah
  • Mampu menutupi aib jenazah
  • Didapati tubuhnya walau sedikit. 
  • Meninggal di jalan Allah SWT

Hukum yang memandikan jenazah adalah fardhu kifayah, siapa saja berhak memandikanya selama memenuhi syarat dan ketentuannya. Dan terdapat urutan mengenai siapa saja yang paling berhak dalam memandikan Jenazah. 


7 Adab Memandikan Jenazah

  •  Memandikan harus di tempat yang terlindungi. Syarat ketentuan yang pertama adalah melindungi aurat dari jenazah agar tidak sampai terlihat orang yang bukan muhrimnya. 
  • Memandikan oleh orang yang memenuhi syarat. Tidak setiap orang bisa memandikan jenazah. Syarat yang harus di perhatikan pada proses pemandian jenazah sesuai dengan syariat islam. 
  • Memandikan jenazah dengan melindungi auratnya ,  sebelum jenazahnya akan di mandikan , sebaiknya keluarganya mempersiapkan selembar kain yang di gunakan untuk menutup aurat jenazahnya agar terjaga dari orang lain.  
  • Memandikan jenazah dengan lemah lembut. Walaupun sudah tak bernyawa. Namun jenazah tetap harus di perlakukanya dengan lemah lembut. Karena Islam sangat menghargai manusia. 
  • Membersihkan najis dan kotoranya. Bagi orang yang akan memandikan jenazah seharusnya juga membersihkan segala najis dan kotoran di dalam tubuh jenazah . 
  • Merapikanya jenazah setelah selesai di mandikan. Memperbolehkan menyisir dan mengepang rambut jenazah serta memotong kukunya jika sudah terlihat panjang. 
  • Menutupnya aib dari jenazah selama memandikan jenazah dan setelahnya. 


Langkah-langkah cara memandikan jenazah 

Nih, Cara Memandikan Jenazah Perempuan!





















  1. Letakanlah jenazah dengan posisi kepala tidak terlalu tinggi. 

  2. Bagi orang yang akan melaksanakan pemandian jenazah hendaknya memakai sarung tangan. 

  3. Ambilah penutup atau kain dari jenazah dan di gantikan dengan kain basahan agar auratnya tidak terlihat.
     
  4. Kemudian bersihkan dengan menggosok lembut giginya, lubang- lubang tubuhnya. 

  5. Membersihkan kotoran jenazah baik yang keluar dari depan maupun dari belakang dengan pelan-pelan. 

  6. Siramkan atau basuhlah seluruh anggota tubuh jenazah dengan air sabun, 

  7. Siramakan atau basuhlah dari kepala hingga hingga ujung kaki dengan air bersih . silahkan pada sebelah kanan terlebih dahulu masing-masing 3 kali. 

  8. Miringkanlah jenazah Kenan kemudian ke kiri, basuhlah bagian lambung kanan dan kiri sebelah belakang. 

  9. Bilas lagi dengan air bersih dari kepala hingga ujung kaki. 

  10. Siramkan dengan air kapur Barus. 

  11. Jenazahnya kemudian di wudhukan seperti orang yang berwudhu sebelum melaksanakan shalat. 

  12. Pastikanlah memperlakukan jenazah dengan lembut saat membalik dan menggosok anggota tubuhnya. 

  13. Bagi jenazah perempuan , sanggul rambutnya harus di lepas dan biarkan terurai ke belakang. Setelah di siram dan di bersihkan . 

  14. Tubuh jenazahnya ketika setelah di mandikan keringkan dengan handuk sehingga tidak membasahi kain kafanya. 

  15. Selesai di mandikan jenazah, berilah wangi-wangi yang tidak mengandung alkohol sebelum di kafani. 


Baca Juga : Niat Memandikan Jenazah Laki Laki


Nah itulah beberapa penjelasan mengenai tata cara memandikan jenazah, semoga setelah kalian membaca ini kalian bisa memahami dan mempraktikannya dengann baik. 


Sekian dulu artikel hari ini, semoga bermanfaat untuk kita semua.. See uu diartikel kami berikutnya!

Share this:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Souvenir Tahlilan 40, 100, 1000 Hari | +62 813-2666-1515. Designed by OddThemes